Sekolah

SMKN 1 Cibadak Gelar Pesantren Ekologi Ramadhan: Perkuat Karakter dan Lingkungan Melalui Gerakan GEULIS

KitaPost.com – Selama bulan suci Ramadhan, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Cibadak secara aktif mengimplementasikan program kokurikuler inovatif bertajuk Pesantren Ekologi. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penguatan spiritual, tetapi juga menumbuhkan kesadaran ekologis di kalangan guru dan siswa-siswi melalui gerakan “Unggulan Lingkungan Sehat” atau yang disingkat GEULIS. Inisiatif ini merupakan bagian integral dari program Provinsi Jawa Barat yang bertujuan untuk melahirkan generasi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan hidup.

Pesantren Ekologi Ramadhan di SMKN 1 Cibadak melibatkan seluruh civitas akademika, khususnya para siswa, dalam serangkaian aktivitas yang memadukan nilai-nilai keagamaan dengan aksi nyata pelestarian alam. Kegiatan ini dirancang untuk berlangsung sepanjang bulan Ramadhan, memastikan bahwa semangat ibadah juga diiringi dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan. Program ini selaras dengan arahan Dinas Pendidikan Jawa Barat yang mendorong kesadaran hidup ekologis sebagai nilai utama dalam membangun pendidikan karakter.

Konsep Pesantren Ekologi bukan sekadar kegiatan keagamaan biasa, melainkan sebuah transformasi pendidikan yang menggabungkan dimensi spiritual Islam dengan penguatan kesadaran menjaga lingkungan. Provinsi Jawa Barat, dengan kekayaan alamnya, dihadapkan pada berbagai tantangan krisis ekologi seperti persoalan sampah, pencemaran sungai, berkurangnya ruang terbuka hijau, dan alih fungsi lahan. Menanggapi hal ini, Dinas Pendidikan Jawa Barat meluncurkan program Pesantren Ekologi Ramadhan 1447 Hijriah (2026 Masehi) dengan tema “Internalisasi Nilai Gapura Pancawulya Guna Mewujudkan Manusia Waluya Rahmatan Lil Alamin”. Nilai-nilai inti Gapura Pancawaluya meliputi cageur (sehat), bageur (baik), bener (benar), pinter (pintar), dan singer (terampil), yang diinternalisasikan melalui pembelajaran Al-Qur’an dan hadis tentang pelestarian lingkungan, kemudian diwujudkan dalam aksi nyata menjaga ekologi.

SMKN 1 Cibadak, sebagai sekolah pertanian negeri pertama di Kabupaten Sukabumi, memiliki latar belakang yang sangat relevan untuk mengimplementasikan program ini. Fokus sekolah pada agribisnis dan agroteknologi semakin memperkuat urgensi pendidikan ekologis bagi para siswanya, yang kelak akan menjadi bagian dari sektor yang bersinggungan langsung dengan alam.

Aspek “Bagaimana” dari Pesantren Ekologi di SMKN 1 Cibadak terwujud melalui Gerakan Unggulan Lingkungan Sehat (GEULIS). Dalam gerakan ini, siswa-siswi secara rutin dan bersama-sama melakukan kegiatan membersihkan lingkungan sekolah. Kegiatan ini tidak hanya terbatas pada area kelas, melainkan mencakup halaman, taman, dan fasilitas sekolah lainnya. Melalui GEULIS, siswa diajak untuk tidak hanya berdiam diri, tetapi lebih banyak melakukan aktivitas berbasis aksi nyata.

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari pembelajaran kokurikuler, di mana siswa diwajibkan melaksanakan kegiatan pembelajaran berbasis proyek yang sifatnya kokurikuler, sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Dengan mengangkat tema-tema Ramadhan yang di dalamnya terdapat nilai-nilai disiplin, toleransi, empati, solidaritas, dan kepedulian sosial terhadap sesama serta lingkungan. Gerakan seperti GEULIS menjadi media efektif untuk menanamkan kebiasaan hidup bersih sejak dini, melatih disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan, yang merupakan bagian dari pembentukan karakter siswa.

Kepala Sekolah SMKN 1 Cibadak, Iwan, S.Pd, M.Pd, menegaskan komitmen sekolah terhadap program ini. “Pesantren Ekologi dan Gerakan GEULIS ini adalah wujud nyata dari upaya kami untuk menciptakan generasi yang tidak hanya unggul secara akademis dan religius, tetapi juga memiliki kesadaran dan tanggung jawab tinggi terhadap kelestarian lingkungan. Ini sejalan dengan visi pendidikan karakter yang ingin dicapai Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.

Implementasi Pesantren Ekologi dan Gerakan GEULIS selama Ramadhan diharapkan membawa dampak positif jangka panjang. Selain menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman, program ini juga menumbuhkan pemahaman mendalam pada siswa tentang pentingnya menjaga alam sebagai bagian dari ibadah dan tanggung jawab sebagai khalifah di muka bumi. Siswa tidak hanya akan menjadi cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter, peduli lingkungan, dan siap menghadapi tantangan ekologis di masa depan.

Program kokurikuler semacam ini menjadi investasi jangka panjang untuk menciptakan dunia yang lebih hijau dan berkah, dimulai dari lingkungan sekolah. Dengan terus mendorong kesadaran hidup ekologis, SMKN 1 Cibadak berharap dapat mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten di bidangnya, tetapi juga menjadi agen perubahan yang bertanggung jawab terhadap keberlanjutan planet ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button